|

Askiman Canangkan Enam Kampung KB Sintang

Foto Bersama
Sintang (Suara Sintang Raya) - Wakil Bupati  Askiman secara resmi mencanangkan 6 Kampung KB pada kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK KB kesehatan tingkat Kabupaten Sintang tahun 2019 dengan tema "Kita Gerakan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera" yang dilaksanakan di gedung PNPM Desa Landau Bara Kecamatan Kayan Hulu,pada Rabu (20/11/2019).

Turut hadir pada kegiatan tersebut  perwakilan BKKBN provinsi kalbar Drs Kusmana, ketua pengerak PKK Kabupaten Sintang Ny, Askiman,Forkopimcam Kecamatan kayan Hulu serta Kepala Desa dan tamu Undagan lain.

Wakil Bupati Dalam Sambutan nya  menyampaikan pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan kegiatan kampung KB ini demi mewujudkan masyarakat Sintang yang sehat.

"Terkait dengan program KB kesehatan tujuan terpenting yakni untuk mewujudkan pencapaian daya dukung dan daya tampung lingkungan sehingga kebutuhan pangan,energi,dan perumahan serta lapangan kerja dapat terealisasi secara bertahap,sehingga masyarakat kabupaten sintang menjadi adil dan sejahtera,"ungkap Askiman.

Askiman mengatakan demi meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat penting untuk ikut KB. "Akan tetapi soal KB bukan sekedar mencegah angka kelahiran dan banyak anak akan tetapi lebih ke arah untuj mensejahterakan keluarga kita," imbuhnya.

Tujuan Program Kampung KB yang pertama,menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, dan kelestarian  lingkungan hidup.

"Untuk 6 desa yang sudah terpilih sebagai kampung KB agar mampu menciptakan program - program yang mampu mengajak dan menghimpun masyarakat desa untuk berkembang dan bertumbuh dalam membangun desa serta mampu meningkatkan pendapatan ekonomi bagi warga desa sehingga tidak hanya membatasi angka kelahiran saja namun mampu menyetarakan tarap hidup dan kesejahteraan warga desa,"pesannya.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar,  Kusmana menyampaikan momentum hari kesatuan gerak pkk ini bukan sekedar perayaan seremonial saja namun hendaknya kita maknai dan manfaat kan untuk menggalakkan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

"Interaksi konsep pelayanan yang berbasis komunitas telah berhasil menurunkan angka kelahiran dan berkontribusi pada peningkatan di bidang ekonomi dalam partisipasi perempuan,"tegasnya.

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di beri mandat untuk mengatur dan mengendalikan pertumbuhan penduduk secara alami yakni pengaturan kelahiran dengan jumlah anak yang ideal,dengan cara pendekatan sebagai berikut.

"Mengajak pasangan usia subur (PUS) untuk mengunakan alat kontrasepsi,
Meningkatkan Usia kawin pertama pada perempuan,"katanya.

Adapun program Kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) juga sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya stanting melalui peran pengasuh 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi keluarga yang memiliki anak usia dibawah 2 tahun.

"Sekaligus sebagai upaya untuk memenuhi hak anak untuk hidup layak dan mendapat pendidikan sebagai bagian dari hak asasi manusia,"ungkapnya. (Faisal/Hms).



Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini