|

Aplikasi Bentang Sawit Diluncurkan di Kabupaten Sintang

Peluncuran Aplikasi Bentang Sawit
Sintang (Suara Sintang Raya) - Guna memberikan kemudahan dan kelancaran dalam perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Sintang khususnya, Maka dari itu pada Selasa (6/8/19) dilaksanakan petemuan.

Tujuan dari kegiatan adalah tidak lain yakni, secara resmi melakukan launching aplikasi  khususnya untuk petani dari perkebunan sawit.

Berkaitan dengan  Peluncuran Aplikasi, yakni aplikasi "Bentang Sawit". Sesuai dengan tema pertemuan tentang peluncuran aplikasi, didalam kegiatan tersebut membahas apa-apa saja  yang terkait dalam Aplikasi Bentang Sawit.
 Seperti bagaimana cara mengoperasikan aplikasi, apa saja kegunaan dari aplikasi, dan kegunaan lainnya.

Aplikasi "Bentang Sawit", bisa di Donloawd di Play Store.

Kegiatan bertempat di aula  CU KK (Keling Kumang). Jalan YC.Oevang Oeray. No 33. Desa Baning Kota Kecamatan Sintang. Dimulai Pukul 09.10 sampai selesai.

Launching dihadiri  oleh, Kulbir Mehta Country Manager Solidaridad Network Indonesia, Delima Ketua yayasan Solidaridad Network Indonesia,  Rahmad Syakib perwakilan dari IFC, Asisten III Setda kabupaten Sintang Marchues Aphen yang dalam hal  ini mewakili Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Dihadiri juga oleh para staf CU KK, APK-KK (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang), dan Petani Sawit Mandiri Kabupaten Sintang Berjumlah 20. Serta pihak yang terkait lainnya.

Sebelum kegiatan inti dimulai, pertama tama kegiatan diawali  dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Kulbir Mehta Country Manager Solidaridad Network Indonesia, yang menjadikan tujuan ini dengan adanya aplikasi Bentang Sawit ini adalah untuk membantu petani sawit dengan menerapkan dunia digital kepada petani sesuai dengan perkembangan jaman.

"Sehingga  aplikasi yang kami luncurkan  hari ini  bisa menghasilkan modul yang benar-benar murni dalam membantu serta memberikan kemudahan kepada petani sawit", tambahnya.

Aplikasi ini tidak hanya digunakan dari para anggota solidaridad dan para petani saja. " Tetapi juga bisa digunakan oleh   orang banyak, dengan cara mendonloawdnya di Play Store", ucapnya.

"Aplikasi Bentang Sawit akan membantu para petani Sawit untuk memastikan produksi Kelapa Sawit mereka memiliki standar yang tinggi. Sehingga bisa meloloskan pruduk mereka dalam stratifikasi dan aturan yang ada dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada didalamnya", jelas Kubir.

Sementara itu saat menyampaikan kata sambutannya Delima selaku  Ketua Yayasan Solidaridad Network Indonesia mengatakan peluncuran aplikasi berguna  untuk menunjang program perkebunan sawit khususnya di Kabupaten Sintang.

"Aplikasi Bentang Sawit meliputi aplikasi kekinian, dimana  mengikuti kondisi kekinian, mebngikuti kemajuan jaman. Dimana  Petani bisa menggunakan  Aplikasi ini untuk  belajar secara modern", kata Delima.

Aplikasi ini juga akan memberikan kemudahan  petani untuk mendapatkan informasi terkini, serta harga kelapa sawit. "Dengan segala yang terdapat didalamnya", tandasnya.

Aplikasi Bentang Sawit sendiri sudah digunakan Petani Tebu dan Teh di India. Dengan ini petani sawit pun bisa memanfaatkan Aplikasi Bentang Sawit demi kesuksesan perkebunan dan kemajuan ekonomi mereka.

"Bapak ibu yang menggunakan aplikasi bentang sawit akan secara otomatis langsung bergabung dalam Bentang sawit sesuai dengan tata cara yang akan diarahkan dalam aplikasi tersebut. Sehingga memudahkan para petani, termasuk bapak ibu yang hadir supaya hasil perkebunan Kelapa Sawit  sesuai dengan  sertifikasi.  Agar prodak bapak dan ibu bisa diterima oleh pasar", jelasnya Kepada semua yang hadir dalam kegiatan tersebut, khususnya para petani sawit.

Akhir dari projek tersebut yakni  agar bisa membantu para petani, tentunya dengan pengawalan dan pengawasan pemerintah kabupaten sintang dan yang terkait lainnya.

"Pak Bupati tentunya juga sangat mensuport kegiatan ini,. Mudaha-mudahan  aplikasi Bentang Sawit ini memberikan manfaat yang besar bagi Petani Sawit khususnya di kabupaten sintang ini", harapan Delima.

Rahmad Syakib perwakilan dari   IFC dalam menyampaikan kata sambutannya mengatakan bahwa IFC sama juga dengan perusahaan lainnya. Yakni untuk mengurangi kemiskinan.

Dalam program itu banyak membuat modul-modul Konvensional, kami ingin bagaimana yangg sudah dibangun saat  ini sebagai dasar untuk kemajuan kedepannya, terutama di Kabupaten Sintang ini.

 "Kami mengucapkan selamat kepada Solidaridad dan Pemerintah Kabupaten Sintang atas akan segera diluncurkannya Aplikasi Bentang sawit", tambahnya.

Marchues Aphen, mewakili bupati sintang Jarot Winarno  sebelum membaca kata sambutan Bupati, ia  ia menyampaikan permohonan maaf dari Bupati karna tidak bisa hadir, dikarnakan  ada kunjungan kerja keluar daerah.

"Kelapa sawit menjadi salah satu komuditas yang memberikan pengaruh kepada masyarakat baik di bidang ekonomi maupun dalam menciptakan lapangan kerja. Khususnya Xi Kabupaten Sintang ini", kata Aphen.

Semoga dengan adanya bantuan dari Aplikasi Bentang Sawit ini petani semakin diberi kemudahan supaya menjadi petani yang menjadi jauh lebih baik lagi. Sehingga bisa menopang kehidupan dan memberikan dampak kemajuan dalam bidang ekonomi", harapnya.

"Kami sangat senang dan membuka diri bagi lembaga-lembaga yang mau bekerja sama. Agar Kabupaten Sintang menjadi jauh lebih baik lagi, dan sesuai dengan tujuan kita bersama yakni, menjadi Kabupaten  lestari,"tutupnya. (Beni). 
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini