|

Asisten Pemerintahan Hadiri Wisuda Sarjana STT Khatulistiwa Sungai Sawak Sintang

Suasana wisuda
Sintang (Suara Sintang Raya) - Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi mewakili Bupati Sintang menghadiri Wisuda Sarjana XIX Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa di Sungai Sawak pada Selasa, 30 Juli 2019. Sebanyak 12 wisudawan merupakan lulusan Prodi Sarjana Teologi (S. Th) dan 14 wisudawan merupakan lulusan Prodi Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S. Pd).

Abdul Syufriadi Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang dihadapan para civitas akademika STT Khatulistiwa, Pengurus Yayasan Cahaya Sintang, 26 wisudawan, keluarga wisudawan dan perwakilan gereja-gereja menjelaskan bahwa Pemkab Sintang memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang yang sudah mengambil peran dalam tugas Pemkab Sintang dalam ikut mencerdaskan anak bangsa.
 
“Pemerintah masih terus membangun infrastruktur sebagai penghubung antar daerah. Selain itu pembangunan  sumber daya manusia juga menjadi fokus pemerintah Kabupaten Sintang. Dalam membangun kualitas sumber daya manusia, kami terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan,"katanya.

Sekolah terus dibuka dan ditingkatkan,  ibu hamil terus dibimbing dan dipantau kesehatannya supaya kemudian melahirkan bayi sehat dan cerdas.

“apa yang sudah dilakukan oleh Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang ini sudah sejalan dengan  visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang.  Yakni pembangunan sumber daya manusia yang mampu bersaing dan mewujudkan masyarakat yang religius.  Kami tidak mampu bekerja sendiri tetapi memerlukan dukungan dan bantuan pihak lain seperti STT Khatulistiwa ini. Kami terus membangun kemitraan dengan  banyak pihak dalam mewujudkan visi dan misi Pemkab Sintang,” tambah Abdul Syufriadi.

“Kami mendukung penuh upaya STT Khatulistiwa dalam menghasilkan para hamba Tuhan yang profesional dan berkarakter. Kami berharap para lulusan yang akan mengabdi di Kabupaten Sintang bisa menjalankan tugasnya dan kemudian menjadi mitra Pemkab Sintang dalam  membangun masyarakat melalui pendidikan  dan gereja,” terang Abdul Syufriadi.

Pdt. Dr Pamuji dalam orasi ilmiahnya menyampaikan orasi tentang hamba Tuhan yang berkarakter hamba di tengah zaman milenial. Dihadapan para wisudawan, Dr Pamuji menyampaikan secara panjang lebar tentang ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk bisa mencapai hamba Tuhan yang berkarakter milenial. Dan tips kepada para hamba Tuhan dalam menghadapi zaman milenial.

Ketua Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang Karnodin menyampaikan bahwa pada wisudawan ke 19 ini ada 26 yang diwisuda.

 “Kami sudah melakukan proses penjaminan mutu dan sudah di akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional  Perguruan Tinggi,"katanya.

Saat ini tantangan besar bagi hamba Tuhan adalah jaman milenial.  Gereja menuntut para hamba Tuhan  yang profesional dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman. Para hamba Tuhan harus hidup mengikuti perkembangan jaman. Pendidikan dimaknai sebagai salahsatu cara pembentukan karakter. 

"Para wisudawan diutus ke berbagai tempat dan gereja. Bawa contoh dan tanggungjawab kepada jemaat tempat bertugas. Ajarkan pembentukan karakter kepada anak anak dimanapun tempat bekerja dan bertugas,” terang Karnodi.

“Seorang sarjana teologi dan sarjana pendidikan agama Kristen harus mampu memajukan gereja dan bangsa. Proses empat tahun belajar di STT ini harus mampu menjadi seorang lulusan yang membanggakan bagi gereja dan  masyarakat,” pesan Karnodi.

Obed Nigo Perwakilan Wisudawan menyampaikan  bahwa kita semua akan mengerjakan tugas mulia bagi Tuhan, gereja, masyarakat dan bangsa.
“Mari kita berikan  pelayanan  terbaik berbekal ilmu yang sudah kita peroleh.  Hari ini hari akhir proses studi di sini  tetapi juga awal tantangan untuk mengabdi. Kita adalah pemain masa depan kita sendiri.  Kita harus mampu menjadi lulusan yang komunikatif, berkarakter dan mampu mengabdi dengan baik ” terang Obed Nigo. (Humas) 
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini