|

Wabup Sintang monitoring pelaksanaan seleksi CPNS


Sintang (Suara Sintang Raya) - Wakil Bupati Sintang Askiman melakukan monitoring pelaksanaan  Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  di  SMKN 1 Sintang didampingi Sekda Yoshepa Hasnah, Asisten I  dan Asisten II Pemerintah Kabupaten Sintang,  Kepala BKPSDM  Kabupaten Sintang Palentinus, Anggota DPRD Sintang, beberapa Kepala SKPD,Kejaksaan Negeri Sintang, TNI/Polri serta Pejabat  terkait, Rabu (7/11).

Askiman mengatakan,  dari hasil monitirong pelaksanaan seleksi  CPNS sangat tertib, disipilin, dan  berjalan lancar,  dan dari sistem komunikasi Online  secara nasional tidak ada masalah murni dan secara langsung diumumkan kelulusannya.

“Namun ada satu hal yang menjadi maslah yaitu pas-sing grade ketentuan dari pusat terlalu tinggi, yang mengakibat dari hasil test  pada dua sesi  hari  ini hanya ada 2 orang yang lulus, berarti pas-sing grade nya tidak sesuai dengan standart lokal, sehingga dengan kondisi ini  Pemkab Sintang bersama Tim termasuk DPRD Sintang sudah merencana, akan melakukan audensi langsung dengan Menpan, mengingat peranturan yang duiberlakukan Menpan sangat menyulitkan bagi daerah, dan permaslahan ini tidak saja di Kabupaten Sintang juga dikeluhkan Kabupaten Tetangga termasuk secara Nasional,” jelas Askiman.

Ia menegaskan,  pihaknya  akan melihat capaian keberhasil  seleksi penerimaan Calon pegawai Negeri Sipil(CPNS)   yang dilaksanakan  di Kabupaten Sintang ini.

"Seperti Kabupaten Melawi yang sudah melaksanakan seleksi CPNS dari  jumlah kuota penerimaan sekitar 260 orang yang lolos seleksi hanya  sekitar 60 orang, dari jumlah pendaftar sekitar 4.000  orang, berarti kegagalan ini diakibatkan  keputusan kebijakan penerimaan CPNS itu sendirit,”katanya.

Ia menyarankan test bisa dilaksnakan secra On-line  tetapi kita minta  local regional, misalnya Kalimantan Barat 14 kabupaten/kota ,  yang boleh diseleksi adalah anak-anak bangsa  yang ada di Kalbar ini.

"Silahkan  mereka  akan ditempatkan dimana saja, tetapi  kita local regional , karena kita kalau kalau kita berkompetisi kelaur kita berat, karena  apa , seperti akreditasi sekolah  masih rendah,  karena  apa karena kita terganggu dengan sarana  kondisi infrastruktur  yang belum memadai ya khan, daerah kita masih tergolong  mayoritasnya adalah  sangat tertinggal, belum menuju ke desa berkembang ya khan, sehingga berpengaruh terhadap perkembangan  sumber daya manusia  di daerah ini” tegas Askiman.

Askiman menambahkan, boleh pas-sing grade nya tinggi dalam penerimaan CPNS, tetapi pemerintah pusat  harus bisa membantu kita  dalam mengatasi infrastruktur dasar yang masih lemah, kondisi ketertingalan dan kemiskinan  daerah juga harus dibantu.

"Jika semuanya sudah standart seperti di jawa  dan Sumatra, boleh pas-sing grade nya tinggi dalam penerimaan CPNS di Kabupaten Sintang,  berarti kita sudah  tidak lagi mempersoalkan tingkat intelektualitas dari pada SDM  yang ada di lokal regional Kalbar khususnya Kabupaten Sintang ini, kita mohon dikaji ulang dan kita akan tetap melakukan audensi dengan menpan,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM  Sintang Palentinus mengatakan,  berdasarkan data jumlah peserta yang mengikuti test seleksi CPNS  yang dilaksnakan di Ruang SMK Negeri Sintang Kabupaten Sintang ada sebanyak 3.367  orang peserta, dengan formasi yang diterima sebanyak 197 orang.

"Nah,  dalam setiap harinya  ada 500 peserta akan dilakukan test terbagi dalam 5 sesi,  dan pelaksnaan test CPNS  ini dilaksanakan  mulai pagi hari ini  Rabu (7/11)   hingga  hari Selasa (13/11) mendatang,”tutupnya.

Penulis: Eko, Humas Pemda
Editor: Sahadi


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini