|

Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Sintang Sidak Kantor OPD



BUPATI SINTANG JAROT WINARNO SAAT SIDAK KANTOR OPD
SINTANG (Suara Sintang Raya) - Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Inspektur Kabupaten Sintang, Apolonaris Biong melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Sintang, Kamis (21/06/2018). Sidak ini dilakukan pada hari pertama masuk kerja usai liburan panjang Idul Fitri 1439H.

 “Sesuai arahan Kementrian Pemberdayan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan –RB) sidak tahun ini untuk membandingkan dari tahun-tahun sebelumnya situasi hari pertama kerja usai libur, apalagi tahun ini kita libur lebih dari 10 hari. Dari ari laporan catatan BKPSDM Sintang tadi, dari yang kita sidak 90% pegawainya masuk kerja,” kata Jarot.

Menurutnya beberapa pegawai yang masuk dalam 10% tidak masuk pada hari pertama kerja ini karena beberapa hal. ada yang karena tugas luar kota, yang memang sudah terjadwal demikian. Ada karena unsur sengaja, yaitu mengambil cuti pada hari kejepit.

“Ada juga unsur sengaja untuk membolos, untuk yang begini akan kita tindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku, nti di prosesnya oleh BKSDM,” kata Jarot. 

Dalam kunjungan ini, orang nomor satu di Sintang itu juga menggunakan kesempatan untuk memberikan arahan kepada para staf di masing-masing instansi yang di datangi. Adapun instansi yang di sidak, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Puskesmas Tanjung Puri, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian dan Perkebunan.

“Saat ini kan tahap penguatan prime moverkita, saya ingin memastikan, dengan memberikan arahan di kantor-kantor sekalian saya melakukan sidak, karna itu tahun ini saya sidaknya ke OPD yang bukan layanan publik,” tutup Jarot.

Di kelompok II, Sidak dipimpin oleh kepala Inspektorat Kabupaten Sintang, Apolonaris Biong. Kunjungan dilakukan ke RSUD A.M. Djoen Sintang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Camat Sintang, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Dari hasil inspeksi mendadak kita pasca hari raya idul fitri ditahun 2018 kita melihat tingkat kepatuhan PNS itu tidak ada masalah. Dari keempat OPD yang kita tinjau hari ini dari tim 2 bahwa pelayanan tetap berjalan dengan baik dan tidak ada yang berubah,” katanya.

Di RSUD disebutkan ada peningkatan jumlah layanan pada rujukan pada akibat laka lantas.

“Di Disdukcapil, pelayanan tetap berjalan dengan lancar dan baik, bahkan mereka sangat sibuk meng-handle data-data baru yang kebetulan masuk usia 18 tahun yang harus direkam, karena menjelang pemilihan kepala daerah (gubernur),” terang Biong lagi.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia/BKPSDM, Palentinus, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa hasil sidak hari ini akan disampaikan KemenPAN-RB.

“Terkait dengan kehadiran yang tanpa izin misalnya itu kita serahkan kepada pimpinan OPD yang besangkutan untuk menindaklanjuti yang bersangkutan untuk diberikan sanksi, kecuali yang agak berat nanti kita dari tim Baperjakat memberikan sanksi, tapi kalau tingkat kehadirannya masih dapat diberikan toleransi nanti diberikan teguran secara lisan maupun tertulis, “ ungkap Palentinus.

Dia menegaskan,  tanpa mengurangi arti dari pasca Idul Fitri, diminta kepada ASN agar melaksanakan tugas.
"Masuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kalau memang itu ada masalah misalnya sakit dan izin kita izinlah dengan pimpinan kita,” tegasnya.

Turut serta dalam rombongan sidak, staf ahli bupati, asisten setda, dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemda Sintang.

Penulis: rilis
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini