-->
    |

Hadiri Ulang Tahun Desa Merti Guna, Ini Pesan Jarot


SINTANG (Suara Sintang Raya) Bupati Sintang Jarot Winarno meminta segala potensi di Desa Merti Guna ditata dengan baik, terlebih usia Desa Merti Guna masih terhitung usia muda.
Menurut Jarot Desa Merti Guna nantinya akan jadi incaran. Karena itu, ia menginginkan konsep pembangunan yang berkelanjutan. “Kita harus seimbangkan antara pembangunan di bidang ekonomi, pembangunan di bidang sosial budaya termasuk adat dan pembangunan di bidang lingkungan,” ungkap Jarot saat menghadiri perayaan hari ulang tahun Desa Merti Guna ke-9 tahun 2018, di halaman Kantor Desa Merti Guna, Kecamatan Sintang, Sabtu (13/1/2018).

Jarot mengingatkan empat pesan presiden, yakni produk unggulan desa atau Prudes, badan usaha milik desa (BUMDES), buat embung, dan bangun sarana olahraga desa atau Sorga.
“Rumuskan produk unggulan desa,” pintanya.

Jarot memandang potensi horikulutra harus dipikirkan. Sebab Desa Merti Guna memiliki lahan luas. “Tanam cabai, kopi, semangka dan lainnya,” pesan Jarot.

Jarot mengaku bangga bisa hadir dalam acara hari ulang tahun ke-9 Desa Merti Guna. Ia menilai pembangunan di Desa Merti Guna cukup pesat perkembangangannya. “Desa ini berkembang dengan pesat. Saya sudah berapa kali ke sini,” ujarnya.

Menurut Jarot desa-desa di Kecamatan Sintang seperti Desa Merti Guna, Lalang, Tertung, Mungguk Banto, Tanjung Kelansam dan desa lainnya di Kecamatan Sintang merupakan pendukung dari Kota Sintang. “Desa kita ini merupakan daerah urban baru, daerah pemukiman baru, karena lahan masih tersedia, hutan masih ada,” bebernya.

Kepala Desa Merti Guna Yarminus, mengatakan Desa Merti Guna merupakan pemekaran dari Desa Baning Kota.  Sebelumny Desa Merti Guna adalah sebuah kampung bernama Nenak Tembulan.
Dari tahun 1988 kampung Nenak Tembulan bergabung ke Desa Baning Kota, namun seiring berjalannya waktu, tahun 2008 dilakukan pemekaran menjadi Desa Merti Guna.

“Sampai hari ini Desa Merti Guna masih eksis, Pak. Karena kami mengguakan azas keterbukaan dalam penggunaan anggaran, baik dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaan serta pertanggungjawabannya,” terang Yarminus.


Yarminus melanjutkan, Desa Merti Guna tahun 2017 telah mendirikan badan usaha milik desa atau BUMDES. Desa Merti Guna terdapat sebuah danau yang nantinkan akan di rencanakan sebagai tempat wisata pemancingan. Potensi lain seperti di bidang perkebunan sedang digerakan. 
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini