|

KI Minta Pemkab Sintang Tingkatkan Pengelolaan Informasi


SINTANG (Suara Sintang Raya) Tim Penilai Keterbukaan Informas (KI) Badan Publik Kalimantan Barat melakukan kunjungan dan penilaian Badan Publik ke  Sintang, Rabu (8/11/2017) siang. Kunjungan tersebut dalam rangka Pemeringkatan Badan Publik atau Self Assesment Questionnaire (SAQ) Tahun 2017. 

Tim penilai terdiri dari Rospita Vici Paulyn, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, dan anggotanya Hawad Sriyanto, Chatarina Pancer Istiyani, SY Muhammad Herry, Abang Amirullah. Anggota tim penilai lainnya seperti PPID Utama Provinsi Kalimantan Barat Fahrul Amri, Yuventius Ivie Pemimpin Redaksi Ruai Televisi, Manajer Produksi Harian Tribun Pontiakan Hasyim Ashari, dan Akademisi Untan M. Sabran.

Kedatangan Tim Penilai diterima oleh Imus Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas KOMINFO Kabupaten Sintang, IdawatiKasi Pelayanan Informasi dan Kapasitas Mitra pada Dinas KOMINFO Kabupaten Sintang dan Syukur Saleh Kasubag Humas, Peliputan dan Pemberitaan.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, Rospita Vici Paulyn, menjelaskan tujuan kedatangan tim penilai yakni untuk mengetahui pelaksanaan keterbukaan informasi di Pemerintah Kabupaten Sintang sebagai badan publik, serta menilai kepatuhan badan publik dalam menjalankan kewajiban mengumumkan dan menyediakan informasi publik serta melayani permohonan informasi sesuai dengan undang-undang keterbukaan informasi publik dan peraturan komisi informasi tentang standar layanan informasi publik.

“Kami sudah menerima kuesioner yang sudah di kirim oleh PPID Kabupaten Sintang, dan hari ini kami mau mengecek data dan informasi yang ada di kuesioner dengan fakta di lapangan,” ucapnya.

Rospita mengatakan sangat menghargai PPID Kabupaten Sintang yang sudah merespon surat pihaknya, dan mau mengirim kembali kuesioner yang ada. “Dari kunjungan ini, kita akan memberikan masukan dan saran supaya pengeloaan informasi dan dokumentasi oleh Pemkab Sintang ke depan lebih baik,” jelasnya.

Kasubag Humas, Peliputan dan Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setda Sintang, Syukur Saleh, menjelaskan bahwa PPID Kabupaten Sintang sudah mengisi kuesioner sesuai kondisi dlapangan. “Kami mengisi kuesioner apa adanya. Kami mempersilakan tim untuk melihat beberapa ruangan untuk penilaian,” terangnya.

Tim Penilai juga melihat langsung kondisi ruangan Sub Bagian Humas, Peliputan dan Pemberitaan, ruangan Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang serta website www.sintang.go.id. Usai melakukan kunjungan, bertempat di Ruang Rapat Asisten, Tim Penilai menanyakan dan meminta informasi terhadap 32 pertanyaan yang ada dalam kuesioner.

Imus, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas KOMINFO Kabupaten Sintang menjelaskan kepada Tim Penilai bahwa mulai Januari 2018 nanti, seluruh tugas dan fungsi PPID Kabupaten Sintang akan dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang. Sebelumnya dilaksanakan oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Sintang.

“Untuk perbaikan ke depan, mohon saran dan masukan dari Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat serta anggota Tim Penilai lainnya. Saat ini kami masih terkendala fasilitas dan pembiayaan.  Mudah-mudahan dengan dukungan dana yang cukup, PPID Kabupaten Sintang bisa menjalankan fungsinya dengan baik,” terang Imus.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, Rospita Vici Paulyn menyarankan agar website Pemkab Sintang dilengkapi kontennya supaya masyarakat mengetahui informasi yang valid mengenai Kabupaten Sintang. “Dalam website harus memuat alamat jelas, selalu di up date, masukan renstra, program kerja, surat keputusan pimpinan, dan informasi yang sifatnya harus disampaikan secara berkala,” kata Rospita.

PPID Utama Provinsi Kalimantan Barat Fahrul Amri menyarankan agar pengelola atau admin website adalah staf honor yang profesional, dan menyenangi pekerjaan tersebut. “Pengalaman kami di PPID Provinsi Kalbar juga menugaskan staf honor mengelola website kami,” kata Fahrul Amri.

Manajer Produksi Harian Tribun Pontianak Hasyim Ashari menceritakan pihaknya harus berjuang selama tiga tahun untuk benar-benar mengelola website media secara baik seperti ini. “Dan sekarang memang sudah eranya seperti itu. Mengeloa website dengan profesional itu memerlukan komitmen, kecintaan, sumber daya manusia yang baik,” terang Hasyim Ashari.

“Penilaian ini, kuncinya pada website Pemkab Sintang. Maka kedepannya, tunjuk staf yang mencintai pekerjaannya. Sehingga up date website bisa dilakukan setiap hari. Lengkapi konten website selengkap-lengkapnya. Sehingga apa yang diperintahkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dilaksanakan oleh Pemkab Sintang,” tambah   Yuventius Ivie.

Chatarina Pancer Istiyani meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah bisa membuat papan pengumuman yang besar. “Isi papan pengumuman dengan berbagai informasi tentang OPD tersebut, seperti program kerja, visi misi, struktur organisasinya dan sebagainya,” terang Chatarina. (Rilis/din)


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini