|

Melawi Lantik 33 Anggota Panwas Kecamatan


www.suarasintangraya.com. MELAWI - Setelah melalui sejumlah tahapan, akhirnya sebanyak 33 Anggota Panitia Pengawas ( Panwas) Pemilihan Umum Kecamatan se Kabupaten Melawi dilantik.
Pelantikan berlangsung di Pondopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Kamis (19/10/2017) dipimpin langsung Ketua Panwaslu Kabupaten Melawi, Erwin Nurjadin.
 Turut hadir pula  Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar Ruhermansyah, Wakil Bupati Melawi Dadi Sunarya, Ketua DPRD Melawi, serta LO Kodim 1205 Sintang.
Pengesahan dan penetapan anggota Panwaslu Kecamatan se Kabupaten Melawi berdasarkan Surat Keputusan Nomor 021/K-Bawaslu-Prov.KB.07/HK.01.01/10/2017 yang ditetapkan sejak tanggal 13 Oktober 2017.
"Keputusan ini mengacu pada Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," terang Erwin.
Erwin mengatakan, prosesi pengambilan sumpah/janji dan pelantikan ini adalah bagian kebutuhan organisasi Bawaslu dan merupakan rangkaian akhir dari proses seleksi dan penetapan calon Anggota Panwaslu Kecamatan terpilih, di 11 kecamatan se Kabupaten Melawi.
 Dijelaskannya, roses ini dilakukan untuk pemilihan kepala daerah serentak tahap III tahun 2018 dan Pemilu anggota DPR RI, DPD RI dan DPRD serta Pemilu Presiden dan wakil Presiden tahun 2019. Sebagai mana diamanatkan dalam pasal 96 UU nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan Pemilihan Umum dan diatur lebih lanjut pada Peraturan Bawaslu nomor 10 tahun 2012 tentang pembentukan, pemberhentian dan penggantian antar waktu pengawas pemilihan umum provinsi, panwaslu kabupaten, panwaslu kecamatan panwaslu lapangan dan Panwaslu luar negeri.
"Selamat bertugas di wilayah kerjanya masing-masing dan laksanakan tugas, wewenang serta kewajiban dengan sebaik-baiknya dan benar. Diantara kewajiban itu adalah bersikap tidak diskriminatif kepada peserta Pemilu dan tidak berpihak kepada salah satu peserta Pemilu," pesannya.
Hal senada juga dikatakan Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah. Ia  meminta kepada seluruh anggota Panwaslu Kabupaten hingga kecamatan dapat mencegah terjadinya konflik dan menjaga ketertiban dengan menjaga diri untuk tetap berdiri di semua pihak dan menjaga netralitas penyelenggaraan pemilu dan berpegang pada ketentuan perundangan undangan yang berlaku.
"Laporkan jika ada anggota Panwaslu yang tidak bekerja secara profesional dan keluar dari aturan yang ada. Insyaallah, kita akan berikan sangsi tegas, hingga sampai pemberhentian sebagai anggota," tegasnya.
Ia berharap pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa terjadi nya persoalan.
"Mari kita bersama sama memantau pelaksanaan pemilu agar dapat berjalan sesuai aturan yang ada, termasuk dukungan dari rekan-rekan media sangat diharapkan," bebernya.
Penulis : Dea
Editor : Suhardin



Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini